Fakta Tentang Super Blue Blood Moon
1. 1. Pernah Terjadi
152 Tahun Lalu
Menurut siaran pers yang
dipublikasikan oleh Lapan, Super Blue Blood Moon ini termasuk langka
karena terakhir kali terjadi sekitar 152 tahun lalu lalu.
Dikutip dari Channel News Asia, Super
Blue Blood Moon pernah terjadi pada 31 Maret 1866 serta saat itu bisa
dilihat dari Amerika Serikat dan Amerika Utara.
2. 2. Gabungkan 3
Fenomena Alam


Gerhana Bulan kali
ini menggabungkan tiga fenomena alam sekaligus sehingga disebut
sebagai Super Blue Blood Moon.
Fenomena pertama adalah Supermoon. Disebut
demikian, karena Bulan masih berada di titik terdekatnya dengan Bumi.
Dengan begitu, Bulan akan terlihat lebih besar dan bercahaya dibandingkan
waktu-waktu sebelumnya. Kemudian, fenomena alam
yang kedua adalah Bluemoon. Disebut Blue Moon karena
merupakan Bulan purnama kedua pada Januari. Sekadar diketahui, Bulan purnama
pada bulan ini sebelumnya juga terjadi pada 1 Januari.
Fenomena selanjutnya adalah Gerhana
Bulan total, yang sering disebut Blood Moon, sebab saat Gerhana Total,
Bulan tampak berwarna merah darah karena cahayanya ditapis sedemikian rupa oleh
atmosfer Bumi.
3. 3. Bisa Diamati dari
Berbagai Belahan Dunia
Mengutip Channel News Asia,
berbagai negara di belahan dunia bisa mengamati fenomena langka ini pada 31
Januari 2018.Menurut NASA, Amerika Serikat bagian
barat akan bisa menikmati fenomena ini, yakni saat Bulan melintas ke dalam
bayang-bayang Bumi dan warnanya berubah menjadi merah darah.
NASA menyebut, wilayah West Coast,
Alaska, dan Hawaii bisa menyaksikan fenomena ini secara keseluruhan.
Berbagai belahan Bumi lain yang juga
dapat menyaksikannya adalah Australia dan Asia, termasuk Indonesia dan
Singapura.
Selain itu, gerhana Super Blue
Blood Moon ini juga bisa diamati di Amerika Utara, Samudra Pasifik, dan
Siberia Timur. Sementara mereka yang berada di Amerika Selatan dan Afrika tak
bisa ikut mengamati fenomena langka ini
4. 4. Di Indonesia Bisa
Diamati Selama 4 Jam
Dalam siaran persnya, LAPAN
menyebut, proses Gerhana Bulan ini terjadi dalam beberapa tahap, yakni gerhana
parsial, gerhana total, dan gerhana parsial. Total, fenomena ini berlangsung
sekitar empat jam.
Awal gerhana parsial terjadi pada 18.48
WIB, awal gerhana total terjadi pada 19.52 WIB, puncak gerhana terjadi pada
20.30 WIB, akhir totalitas gerhana terjadi pada 20.08 WIB, dan akhir gerhana
terjadi pada 22.11 WIB.
5. 5. Proses Gerhana
Super Blue Blood Moon
Mengutip LAPAN, Gerhana Bulan
terjadi saat Bulan purnama Bumi menutupi Bulan sehingga Bulan tertutupi oleh
bayangan Bumi.
Orbit Bulan mengelilingi Bumi berbentuk
elips sehingga jarak Bumi dengan Bulan selalu berubah, dan saat Bulan berada di
titik terdekat (perigee) dengan Bumi bertepatan dengan Bulan purnama
terjadilah supermoon.
7. 6. 'Once in a blue
moon'
Ada frase dalam Bahasa Inggris 'once in blue moon'
yang bisa diartikan 'jarang sekali'. Blue moon sendiri merupakan fenomena yang
memang jarang ada yaitu bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan
kalender.


Komentar
Posting Komentar